Rakor Covid 19,Bupati Polman Intruksikan RS. Pratama Wonomulyo Dijadikan Rumah Sakit Karantina

“Bapak Bupati juga mengintruksikan agar rumah sakit yang ada di Wonomulyo terus dibenahi agar bisa dijadikan rumah sakit karantina.”kata Aco Musaddad usai rapat koordinasi Covid 19, Senin, [13/4/2020]

Polewali, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar kembali mendapatkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 150 Pcs. APD tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan yang disalurkan melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat.

Menurut Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Polman, DR. Aco Musaddad HM, APD tersebut akan disalurkan ke masing – masing instansi terkait dengan porsi yang telah ditentukan.

“jadi total 150 pcs APD ini telah disalurkan dengan porsi yang sudah diatur. 60 pcs untuk 20 PKM masing-masing PKM mendapatkan 3 pcs, 40 pcs untuk RSUD Polewali, 40 pcs untuk RS Wonomulyo dan 20 pcs disimpan di Dinkes sebagai cadangan.” kata Aco Musaddad usai rapat koordinasi Covid 19, Senin, [13/4/2020].

Aco Musaddad juga menambahkan bahwa masing-masing desa telah mengadakan APD 9 pcs dari 144 desa di Kabupaten Polman sehingga terkumpul 1.296 pcs APD. APD tersebut dipergunakan di desa masing -masing bekerja sama dengan petugas kesehatan. Demikian pula Rapid test sementara dalam pemesanan 20 perdesa.

“144 Desa di Polman juga mengadakan APD masing – masing 9 pcs setiap desa dan alat Rapid Test juga sudah dipesan. Jumlahnya 20 setiap desa.” lanjut Aco.

Dirinya juga menambahkan bahwa Bupati Andi Ibrahim Masdar juga mengintruksikan agar RS Pratama di Wonomulyo segera beroperasi untuk dijadikan RS. Karantina.

“Bapak Bupati juga mengintruksikan agar rumah sakit yang ada di Wonomulyo terus dibenahi agar bisa dijadikan rumah sakit karantina.”

Selain itu, dalam rakor tersebut Bupati menghimbau supaya segera membuka posko perbatasan antar Polman – Mamasa yang akn ditempatkan di kecamatan Anreapi.

“Bapak Bupati juga menghimbau agar perbatasan polman a asa segera dibuat posko.”

Disinggung terkait pasar, Aco Musaddad juga menyampaikan bahwa dalam rakor Bupati Polman kembali mengintruksikan agar surat edaran Bupati tentang jadwal buka tutup pasar bisa disosialisasikan agar seluruh masyarakat bisa mematuhi aturan tersebut.

“Bupati juga mengintruksikan kepada koordinator Kecamatan untuk terus mensosialisasikan jadwal buka tutup pasar agar segera dipatuhi masyarakat.” tambahnya.

“Bupati menyampaikan supaya para koordinator Kecamatan dapat bekerja sama dengan camat, Polsek, Danramil, PKM, Dinas Kelautan untuk mendata para nelayan dari luar yang berlabuh di pesisir pantai Polman.” tutup suami dr. Emy ini.

Editor : admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *