Diskusi Terbuka Dewan Pemuda Terkait Konflik Agraria di Kabupaten Mamuju Tengah

sandeq.netmamuju tengah, Dewan pemuda mamuju tengah menggelar diskusi terbuka dengan mengusung tema peta konflik dan penanganan agraria di kabupaten mamuju tengah di cafe ogi Tobadak,31/01/2020.Hadir sebagai narasumber, kepala bappeda mamuju tengah Ishak Yunus,S.Ip, Kasatreskrim IPTU Agung Setyo Negoro, Anggota DPRD mamuju tengah Hasanuddin Saelon dan Kepala seksi sengketa BPN mamuju tengah Andi Kadir. Hadir pula tokoh pemuda,mahasiswa dan perwakilan lembaga-lembaga kepemudaan sekabupaten mamuju tengah.

Ishak Yunus selaku Kepala Bappeda mamuju tengah mengatakan “sebelum terbentuknya kabupaten mamuju tengah permasalahan agraria sangat minim, namun setelah terbentuknya kabupaten mamuju tengah permasalahan agraria itu bermunculan dikarenakan nilai jual tanah semakin hari semakin meningkat, namun dalam hal ini pemerintah akan tetap berupaya untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya konflik agraria di kabupaten mamuju tengah.

Sementara itu Abdul Kadir kepala seksi sengketa BPN mamuju tengah mengatakan ” bahwa kami juga akan berupaya untuk mengantisipasi terjadinya konfik agraria di kabupaten mamuju tengah.”

Abdul Kadir juga berharap agar masyarakat segera mensertifikatkan tanahnya dan melakukan hal-hal kecil agar menghindari terjadinya konflik dengan memberikan patto [tanda] pada tanah yang dimiliki masyarakat.

Sedangkan IPTU Agung Setyo Negoro Selaku Kasatreskim Polres mamuju tengah mengatakan “jika konflik dan sengketa agraria itu terjadi maka kami tindak sesuai dengan aturan yang berlaku”.

Dalam dialog ini dipandu oleh Nasrul yang juga merupakan ketua dewan pemuda mamuju tengah,dalam sesi penutup Nasrul mengatakan “melalui diskusi ini di harapkan agar permasalahan agraria menjadi tugas kita bersama antar masyarakat dan pemerintah dalam meminimalisir terjadinya konflik agraria”.

Konflik agraria dapat menjadi pemicu konflik secara luas dan berkepanjangan apabila tidak di tangani secara baik.

Reporter : Rahmin Mahrul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *