Yakesma Sulawesi Barat Gelar Pelatihan Bagi Siswa – Siswi di Mamuju

sandeq.netmamuju, Kegiatan pelatihan yakesma dengan tema “menggali inspirasi menjadi generasi Islam penuh prestasi” dilaksanakan di aula sekolah SMPIT Bua Hati Islamic School Jakarta cabang Mamuju pada tanggal 8 September 2019.

Peserta berasal dari 6 SMA/sederajat di kabupaten Mamuju dengan Jumlah peserta 70 orang, Dengan menghadirkan 3 pemateri diantaranya Ust. Ahmad Marsyad, S. Sos, I, MM, selaku kepala sekolah SMP IT Buahati Islamic School Jakarta cabang Mamuju dengan materi Al-Qur’an dan masa depan pemuda islam, Irwan Sutisna, S. St, M. Sc, M. Ecom, sebagai Kepala seksi statistik neraca wilayah dan analisis statistik BPS Mamuju dengan materi Kesenjangan kualitas pendidikan dengan kritis moral remaja di Eropa, drg. Irfany, Sp. Pros, selaku Staf Poli gigi RSUD Pemprov Sulawesi Barat dengan materi Menjadi remaja muslim yang optimis dan berprestasi.

Drs. Sahabuddin. M.Pd Sebagai kepala cabang Yakesma (Yayasan Kesejahteraan Madani) Sulawesi Barat, sekaligus Panitia Pelaksana Mengatakan “menurut saya kegiatan ini sangat baik Karena ini dapat meningkatkan kualitas bagi siswa-siswi sekaligus meningkatkan kepahaman yang baik terhadap ajaran Islam.

Lebih lanjut dikatakan bahwa pentingnya ketelibatan seluruh stakeholder di Sulbar untuk membangun generasi yang penuh prestasi baik dalam bidang akademik maupun pembentukan akhlak dan nilai-nilai keagamaan. Dengan demikian Yakesma mencoba mewujudkannya dengan kerja-kerja nyata. Kegiatan ini akan berlanjut dengan melakukan pertemuan setiap pekan terhadap alumni pelatihan berupa inggeris club’, matematika, fisika dan pembinaan keagamaan.

Sedangkan Menurut Supriadi, S.Pd.I, Kepala Bidang program mengatakan bahwa “kegiatan ini sebaiknya diteruskan agar dapat menghasilkan generasi yg penuh prestasi tapi tidak melupakan agamanya sebagai pondasi nilai-nilai spritual dalam menghadapi perkembngan jaman”.

Yakesma ( Yayasan Kesejahteraan Madani) adalah lembaga yang bergerak dalam bidang pengumpulan dan pendistribusian zakat, infaq, shadoqah, dan wakaf yang mencoba mendedikasikan sebagai program dalam membangun kepedulian untuk kesejahteraan para guru, relawan, penggerak masyarakat, dan aktivis pembina komunitas masyarakat dengan memberikan bantuan layanan kesehatan, pendidikan, pelatihan dan pemberdayaan masyarakat agar mereka memiliki peran dan kontribusi dalam membangun masyarakat madani.

Reporter : Rahmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *