Peringati Hari Literasi Internasional Pegiat Literasi Majene Gelar Dialog Literasi

sandeq.netmajene, Perigatan Hari Literasi Internasional 2019 oleh Rumah Baca & Museum Naskah “I Manggewilu” dan Lembaga Peduli Kepariwisataan Indonesia Lampu Paindo Kabupaten Majene, Sulawesi Barat menggelar Dialog Literasi bertemakan “Kota Pendidikan, Kota Literasi” pada Ahad, 8 September 2019 di Aula Kantor Unit BPCB Sulselbar, Komplesk Makam Raja-Raja & Hadat Banggae, Ondongan, Majene.

Tampil sebagai pemateri diantaranya Bustan Basir Maras (Penulis dan Sastrawan), Abdul Wahab, SH (Ketua Pansus C Ranperda Literasi), Ikhwan Yaman (Inisiator Gerakan SAPA BUKU Sulbar), Abd. Rahman (Perwakilan Dinas Pendidikan dan Pemuda Kab. Majene), dan Muhammad Munir, Founder Rumpita Sulbar, yang diikuti perwakilan penggerak dari Kabupaten Majene, Polman dan Mamuju.

Thamrin, S.Pd, M.Pd. Ketua panitia pelaksanakan kegiatan mengatakan dialog literasi sebagai ajang pertemuan bagi pegiat komunitas-komunitas literasi, baik yang lama maupun yang baru agar saling mengenal satu sama lain yang selama ini melakukan perubahan dimasyarakat melalui kegiatan literasi.

Thamrin, juga menambahkan bahwa acara ini diselenggarakan dalam rangka membincang harapan dan tantangan gerakan literasi di Sulawesi Barat “Acara ini diselenggarakan dalam rangka membincang harapan dan tantangan gerakan literasi di Sulawesi Barat agar kedepannya gerakan literasi dapat lebih terasa dimasyarakat”.

Acara ini  juga sebagai implementasi dari slogan “Sinergi dalam  gerakan, semangat dalam kebersamaan” kata Thamrin Founder Rumah Baca dan Museum Naskah I Manggewilu.

Ikhwan Yaman, mengatakan bahwa Dinas Perputakaan & Arsip Daerah Provinsi Sulawesi Barat menginginkan kolaborasi peran gerakan literasi di Sulawesi Barat bersama dengan penggiat literasi dalam hal ini komunitas yang tergabung dalam pustaka bergerak Indonesia.

” Kami Akan berkolaborasi terkait peran gerakan literasi di Sulawesi Barat bersama dengan penggiat literasi Ipmlementasinya nanti lewat berbagai program dan gerakan nantinya”. Kata Ikhwan Yaman Perwakilan Dinas Perpustakaan & Arsip Daerah Sulawesi Barat.

Reporter : Agung HM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *