Kapolda Sulbar Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran Di Pasar Sentral Topoyo

sandeq.netmateng, Kapolda Sulawesi Barat, Brigjen Pol Baharudin Djafar, meninjau kondisi Pasar sentral di Desa Topoyo Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, yang ludes dilalap si jago merah, Sabtu (31/8/2019) dini hari.

Situasi kebakaran pasar sentral topoyo [sabtu, 31/8/2019] pukul 02.00 dini hari

Dalam Kunjungannya Kapolda melihat langsung kondisi toko yang ludes di lalap si jago merah yang masih sementara dalam proses pemadaman.

Brigjen Pol Baharudin Djafar saat meninjau lokasi kebakaran di pasar topoyo sabtu [31/8/2019]

Kapolda Sulawesi Barat, Brigjen Pol Baharudin Djafar Mengatakan “Kami keluarga besar Polda, korem, unsur pemerintah Sulawesi Barat dan unsur pimpinan Kabupaten Mamuju Tengah turut bersimpati dan berduka atas musibah yang di alami masyarakat di pasar sentral Topoyo ini”.

Lanjut Brigjen Pol Baharudin Djafar Mengatakan “Untuk langkah awal yang kami lakukan ialah kita sekarang mulai berkordinasi dan menghimpun semua informasi awal mengenai kebarang di pasar sentral Topoyo ini”.

Untuk titik utama kebakaran dan penyebab utama dari kebekaran Polda Sulbar akan mendatangkan Ahli untuk mencari lokasi utama kebaran dan penyebab utama dari kebakaran di pasar sentral Topoyo ini.

Kapolda Sulawesi Barat, Brigjen Pol Baharudin Djafar juga menghimbau kepada segenal lapisan masyakat agar jangan meninggalkan rumah sebelum semua di pastikan tidak ada sumber yang dapat menyebabkan kebakaran.

Terutama pada saat pemadaman listrik agar masyarakat tidak menyalakan lilin dan obat nyamuk secara berlebihan yang dapat menjadi sumber utama kebakaran.

Sebelumnya Pasar sentral Topoyo di desa Topoyo Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, ludes dilalap si jago merah, Sabtu (31/8/2019) dini hari sekitar Pukul 12.00 Wita.

Diduga awal mula lilin yang menyala di salah satu rumah warga, sebab saat itu PLN padam. dan tanpa diketahui bagaimana arahnya,  sehingga dari situlah arah api menjalar ke rumah-rumah warga. Musibah ini terjadi mulai sekitar pukul 12 malam.

Cuaca panas disertai angin kencang membuat api dengan cepat merambat dan meluluhlantakkan seluruh bangunan toko, ada sekitar 207 toko yang ludes di lalap sijago merah untuk kerugian belum dapat di taksir namun di perkirakan milyaran rupiah.
untuk informasi awal tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Repoter : Rahmin Mahrul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *