Winny Mezha Putri, Ilmuwan Muda Dari Mamasa

sandeq.netmamasa, Melihat sosok remaja yang satu ini, anda pasti tdk menyangka kalau Dia berasal dari kota dingin Mamasa, Sulawesi Barat.

Namanya Winny Mezha Putri (20 tahun), anak Pasangan Arni Arruan Langi (Mamasa) dgn La Rudi.

Saat ini Winny sedang merampungkan kuliah di dua Universitas Negeri di dua negara.
Winny sedang kuliah tahap akhir di Northern Arctic Federal University, Rusia, Jurusan : Konservatif Energy dan Sumberdaya Alam Teknologi Kimia, Bio Teknologi dan Petrokimia dan Juga kuliah di The Arctic Univercity of Norway, Tromzo -Norwegya, Jurusan Sustuineble Energy di Biocircumpolar Science Bodo.
Di kedua Universitas di dua negara ini, Winny sudah semester akhir dan menurut rencana akan menyelesaikan Study S2-nya di Jerman.

Di luar campus di Rusia, Winny sangat aktif di organisasi utamanya Organisasi organisasi peduli lingkungan.
Itu ditekuni Winny sejak tahun 2016 ketika mulai aktif sebagai Mahasiswa di Rusia dan Norwegya.

Winny saat ini tercatat sebagai Ketua International Student Enviromental Coalition Indonesia. Organisasi yg dipimpin Winny bergerak di bidang Lingkungan Hidup.

Kepedulian Winny terhadap lingkungan, dibuktikan saat hadir bersama siswa siswi SMA Neg. 1 Sumarorong thn 2018 lalu dalam aksi menanam 2.100 pohon di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Hutan Lindung di Malapana’ Desa Tamalanti, Kecamatan Tanduk Kalua, Kabupaten Mamasa, Sulbar.

Karena kegiatan peduli lingkungan itu, Winny banyak mendapat penghargaan internasional karena Dia dianggap kelompok pemuda di bawah umur 30 tahun yg berpengaruh di dunia, khusnya di bidang lingkungan hidup.

Baru baru ini Winny mendapat penghargaan dari International North American Asosiation for Enviromental Education (NAAEE).

Winny masuk dalam kelompok 30 pemuda peduli lingkungan dunia dan setelah seleksi oleh NAAEE, Winny terpilih untuk tampil sebagai narasumber (spoke note) di Lexington, Kentucky, Amerika Serikat, tgl 16 – 19 Oktober 2019.

Winny akan membawakan materi tentang bahaya dan dampak sampah plastik, apa yang harus dilakukan dan cara mengatasi sampah plastik.

Materi ini dipilih Winny karena Indonesia salah satu negara penghasil sampah plastik terbesar di dunia.

Sumber : (SKBM/Humas Pemda Mamasa)

Editor : admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *