GPS Polman Bantu Korban Kebakaran di Binuang Polman

sandeq.net polman, Komunitas Gerakan Peduli Sosial Polewali Mandar (GPS-PM) berkunjung ke lokasi kebakaran dan menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran rumah yang terjadi pada Kamis (15/8) di Dusun Welang Pelang, Desa Tonyaman, Kec. Binuang, Kab. Polewali Mandar.

Kebakaran yang menghanguskan 2 Rumah pada malam pukul 22.00 wita, 14 Agustus 2019, ini menghabiskan seluruh harta benda milik korban, sehingga hanya pakaian yang melekat di tubuh korban yang tersisa, mendengar kabar tersebut komunitas Gerakan Peduli Sosial Polewali Mandar lansung merespon dengan cepat dan mencari informasi tentang kebakaran tersebut.

Setelah mendapatkan informasi melalui media sosial tentang kebakaran ini, Nurliah Kadir dari GPS-PM bersama teman-teman lainnya secara sigap menggalang bantuan melalui media sosial.

Tak butuh waktu lama keesokan harinya GPS Polman lansung menyalurkan bantuan kepada korban, Nurliah Kadir Ketua GPS- PM mengatakan donasi yang diberikan kepada korban berupa Beras 10 Kg, Air 1 Dus, Telur 1 Rak, Pakaian, Mukenah, Jilbab, Sembako, Gula, Minyak Goreng, Shampo, Sabun Cuci Pakaian, Sabun Mandi, Kue, Sarung, dan lain-lain. Nurlia berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi korban kebakaran.

“Donasi yang diberikan kepada korban berupa Beras 10 Kg, Air 1 Dus, Telur 1 Rak, Pakaian, Mukenah, Jilbab, Sembako, Gula, Minyak Goreng, Shampo, Sabun Cuci Pakaian, Sabun Mandi, Kue, Sarung, dan lain-lain.”Kata Nurliah

Bukan kali ini saja, Nurliah Kadir, Ketua GPS- PM bersama relawan dari Gerakan Peduli Sosial lainnya kerap kali mengadakan penggalangan batuan dan menyalurkannya kepada mereka yang sedang terkena musibah.

Sedangkan Anto, korban kebakaran,  menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh GPS-PM dan kepada para donatur yang menyalurkan bantuan melalui GPS-PM serta berharap adanya bantuan dari pihak lain, sebab hingga saat ini belum ada bantuan lain yang datang. “harapan kami, semoga banyak pihak yang bisa membantu untuk mengurangi beban kami, karena hanya pakaian dibadan ini saja yang bisa kami selamatkan”. kata Anto, yang sebelumnya tak menduga akan mengalami musibah hingga mengakibatkan dirinya kehilangan rumah dan harta benda lainnya.

Laporan : Agung

Editor : admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *