Literasi Sampah : Peta Mateng Diskusi dan Praktek Buat Ecobrik

sandeq.netmamuju tengah, Komunitas Pecinta Alam Mamuju Tengah Peta-Mateng berdiskusi dengan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) tentang pengelolaan sampah dan juga pratek membuat Ecobrik. di sekretatiat Peta-Mateng di Desa Tabolang, Topoyo, Mamuju Tengah. Minggu 4 Agustus 2019.

Bertujuan agar masyarakat dapat memahami mengapa sampah plastik perlu dikelola dan seperti apa dampak dari sampah terhadap lingkungan, menjadi alasan utama dilaksanakanya kegiatan ini.

Kegiatan dimulai dengan berdiskusi mengenai dampak, manfaat dan pengelolaan sampah plastik dan dilanjutkan dengan praktek membuat ecobrik, cara pembuatan ecobrik dimana sampah plastik dipotong kecil-kecil menggunakan gunting lalu dimasukkan kedalam botol plastik hingga botol menjadi padat dan penuh dengan plastik. Ecobrik selain dapat mengurangi sampah plastik, juga berguna sebagai bahan bermanfaat lainnya, hasil dari ecobrik dapat digunakan sebagai Meja, Kursi, Pot Bunga, dlsb.

Antri Jayadi selaku pemateri mengatakan Bagaimana teman-teman dari peta-mateng mampu menghasilkan sebuah produk yang bisa dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomis meskipun itu dari sebuah sampah plastik namun dapat bermanfaat.

“fokus pembahasan kita malam ini yaitu tentang ecobrik setelah pemaparan materi di lanjutkan dengan praktek langsung membuat ecobrik” Lanjut Antri Jayadi.

Musa, selaku Kordinator Desa KKN Unsulbar Desa Tabolang mengatakan “semoga dengan kegiatan ini masyarakat dapat memahami dan mengelolah sampah plastik agar dapat digunakan”. katanya.

Laporan : Rahmin Mahrul

Editor : admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *